24 Korban Tewas Termasuk Mbah Marijan


Kesetiaan Ki Sur
akso Hargo atau yang akrab dipanggil Mbah Maridjan terhadap gunung merapi benar-benar sampai ajal. Tadi pagi Rabu (27/10) tim dari Taruna Siaga Bencana (Tagana) Desa Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman menemukan mayat Mbah Maridjan di dalam kamar rumahnya di Kinahrejo. lereng Merapi. Mbah Maridjan ditemukan tewas dalam posisi sudjud. Hingga pagi tadi, korban tewas yang berhasil dievakuasi dari lereng merapi sudah mencapai 24 orang. Termasuk di dalamnya adalah Mbah Maridjan.

"Kemungkinan besar mayat itu Mbah Maridjan. Namun, kami belum berani memastikan kebenarannya. Kami hanya mengenali postur dan baju batiknya saja. Sedangkan wajahnya sudah sulit dikenali. Selama ini, Mbah Maridjan selalu mengenakan baju batik," ujar Wagiyo, salah seorang anggota Tagana ketika dihubungi wartawan Radar Jogja, Rabu (27/10) pagi.

Ki Surakso Hargo - artinya penjaga gunung - yang kemudian lebih akrab dipanggil dengan Mbah Maridjan adalah seorang abdi dalem keraton Jogjakarta, yang bertugas sebagai juru kunci Gunung Merapi. Selama ini, ia hanya dikenal patuh dengan perintah Sri Sultan Hamengkubuwono, raja penguasa keraton Jogjakarta. Maklum, dia adalah bagian dari abdi dalem keraton, yang hidupnya memang hanya mengabdi kepada raja. Karena itu, tidak mengherankan jika ia tidak pernah peduli dengan himbauan pemerintah, termasuk tim SAR yang memintanya agar turun ke pengungsian.

Sikap Mbah Maridjan yang setia kepada raja dan patuh pada profesi itulah yang sering tidak dipahami oleh banyak pihak di era modern ini. Beberapa tahun silam, Mbah Maridjan pernah mengatakan, kalau pun ia harus mati karena letusan Merapi, maka itu sudah takdir . "Semua orang akan mati. Kalau saya mati karena Merapi, itu sudah takdir saya begitu," kata Mbah Maridjan kepada JPNN di akhir tahun 2006, ketika ditanya apa tidak takut mati kalau gunung merapi tiba-tiba meletus, Jabatan juru kunci di Merapi merupakan jabatan turun menurun. Mbah Maridjan sendiri mewarisi jabatannya dari ayahnya. Konon, Mbah Maridjan memiliki daya linuwih yang bisa berkomunikasi dengan dunia ghaib Merapi.

Sejauh ini tidak jelas benar, apakah pihak keraton sudah memberikan perintah agar Mbah Maridjan turun gunung atau memang Mbah Maridjan memiliki perhitungan lain sehingga ia diduga ikut tewas tersapu awan panas yang disemburkan gunung Merapi tempat di mana Mbah Maridjan mengabdi selama ini. Pada Tahun 2006, Mbah Maridjan juga tidak mempedulikan himbauan pemerintah untuk mengungsi. Bahkan, ketika itu, Mbah Maridjan malah naik mendekati kawah Merapi, ketika rombongan Presiden SBY menyempatkan bermalam dan bermain gitar dengan para pengungsi merapi.

Sejauh ini tim memang masih belum yakin benar mayat bersujud itu adalah Mbah Maridjan. Mereka hanya bisa mereka-reka dengan kondisi sehari-harinya. Yakni, kebiasaan si mbah bintang iklan jamu perkasa yang selalu mengenakan baju batik. Maklum, bajunya masih utuh namun wajah mayat pada umumnya sudah sulit dikenali, tersapu hawa panas yang konon mencapai 600 derajat celcius. "Dari postur tubuhnya memang mirip dengan Mbah Maridjan. Tapi, kalau bukan Mbah Maridjan siapa lagi, karena semua mayat di sekitar Mbah Maridjan sudah terindentifikasi," Wagiyo menambahkan.

Wagiyo menambahkan, mayat Mbah Maridjan yang ditemukan sedang bersujud itu tertimpa reruntuhan tembok rumah dan pohon. "Pohonnya juga tinggal batang dan ranting yang terbalut debu vulkanik yang tebal." Wagiyo juga memastikan bahwa rumah itu hanya ditinggali oleh Mbah Maridjan sendiri.

Ia mengatakan, kondisi di dusun sekitar tempat tinggal Mbah Maridjan mengalami kerusakan yang sangat parah, hampir semua rumah dan pepohonan roboh."Kerusakan ini akibat terjangan awan panas dan bukan karena material lava," katanya.

Kepala Humas dan Hukum RS Dr Sardjito Yogyakarta Heru Trisna Nugraha membenarkan bahwa jenazah Mbah Maridjan kini sudah berada di ruang Forensik RS Dr. Sardjito. Sampai saat ini, di rumah sakit Dr. Sardjito Jogjakarta, posisi mayat Mbah Maridjan masih dalam posisi bersujud. "Jenazah tersebut dibawa oleh anggota Tim SAR dan masuk ke RS Dr Sardjito sekitar pukul 06.15 WIB, informasi yang kami peroleh dari petugas SAR yang mengantar saat ditemukan Mbah Maridjan dalam kondisi memakai baju batik dan kain sarung.

Korban Tsunami Mentawai.

Gubernur Irwan Prayitno dalam rapat koordinasi penanggulangan bencana gempa dan tsunami Mentawai Selasa 26 Oktober malam merinci data sementara korban gempa diikuti tsunami yang melanda Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat.

Foto Tsunami Mentawai

Foto Tsunami Mentawai (Ilustrasi)

* Korban Tewas : 112 orang
* Korban hilang : 502 orang
* Korban mengungsi : 4.000 kepala keluarga

Lokasi korban tewas yang telah ditemukan :

1. Dusun Munte Baru-Baru, Desa Betomonga, Kecamatan Pagai Utara,—58 orang.
2. Dusun Beleraksok, Desa Kecamatan Pagai Selatan,—————–15 orang.
3. Dusun lain di Desa Betomonga, Kecamatan Pagai Utara,————10 orang.
4. Dusun Takbaraboat, Desa Kecamatan Pagai Selatan,—————-10 orang.
5. Desa Geliulou, Kecamatan Sipora Selatan,————————-5 orang.
6. Dusun Gobik, Desa Bosua, Kecamatan Sipora Selatan,—————4 orang.
7. Dusun Masokut, Desa Geliulou, Kecamatan Sipora Selatan,———-4 orang.
8. Desa Silabu, Kecamatan Pagai Utara,——————————3 orang.
9. Desa Bosuo, Kecamatan Sipora Selatan,—————————-1 orang.
10. Dusun Bukkumonga, Kecamatan Pagai Selatan,———————–1 orang.
11. Desa Malakkopa, Kecamatan Pagai Selatan,————————-1 orang.

Lokasi warga dilaporkan hilang ;

* Dusun Munte Baru-Baru, Desa Betomonga, Kecamatan Pagai Utara,–270 orang.
* Dusun lain di Desa Betomonga, Kecamatan Pagai Utara,———–212 orang.
* Dusun Takbaraboat, Desa Kecamatan Pagai Selatan,—————-20 orang.

Berita dan informasi terbaru untuk “Korban Tsunami Mentawai” masih bersifat sementara karena masih banyak korban yang belum ditemukan.

BEASISWA I-MHERE >>> UNISMA

PERSYARATAN DAN MEKANISME PENGAJUAN USULAN BEASISWA I-MHERE MAHASISWA BARU UNISMA 2010 PDF Print E-mail


PERSYARATAN DAN MEKANISME PENGAJUAN USULAN

BEASISWA I-MHERE MAHASISWA BARU UNIVERSITAS ISLAM MALANG

TAHUN 2010-2011

A. Pendahuluan:

Beasiswa I-MHERE Universitas Islam Malang ini ditujukan kepada calon mahasiswa yang potensial secara akademik, tetapi kurang mampu dari sisi finansial serta berasal dari rural areas.

Mahasiswa akan dibebaskan dari kewajiban membayar biaya Pendaftaran, Daftar Ulang, DPP dan SPP, serta diberikan bantuan biaya hidup sebesar Rp. 250.000,- per bulan selama kuliah 8 (delapan) semester atau 4 (empat) tahun.

B. Persyaratan:

1. Calon mahasiswa memiliki prestasi akademik yang baik, dibuktikan dengan fotokopi raport mulai semester I s/d VI.

2. Calon mahasiswa lulus ujian akhir nasional (UAN), yang dibuktikan dengan fotokopi ijazah SMA/SMK/MA.

3. Berasal dari keluarga kurang mampu, penghasilan tidak lebih dari Rp 750 ribu (dibuktikan dengan surat keterangan tidak mampu dari Lurah/Kepala Desa),

4. Masuk dalam rangking 5 (lima) besar di kelasnya (dibuktikan dengan surat keterangan dari Kepala Sekolah),

C. Mekanisme Pengajuan Usulan:

1. Calon mahasiswa mengajukan permohonan kepada Rektor, dengan melampirkan persyaratan yang telah ditetapkan (pada huruf B di atas), dan mengirimkannya kepada Rektor melalui Kepala Sekolah masing-masing.

(Contoh formulir terlampir)

2. Kepala Sekolah setelah merekap usulan permohonan beasiswa dari para siswanya, selanjutnya mengirimkannya kepada Rektor Unisma dengan alamat sebagai berikut:

Kepada Yth.

Rektor Universitas Islam Malang

Jl. MT Haryono No. 193 – Malang 65144

3. Pengiriman berkas paling lambat tanggal 30 Juni 2010 (cap pos).

4. Pengumuman hasil seleksi tanggal 14 Agustus 2010

D. Lain-lain:

Hal-hal yang belum jelas, dapat dikonfirmasikan kepada PIC Outreach Program Proyek I-MHERE (Bapak Suratman, SH.MHum – No. HP: 081334363751 ).

Malang, 20 April 2010.

Plh. Direktur Eksekutif PIC Outreach Program

Proyek I-MHERE, Proyek I-MHERE,

Dr. Sri Wahyuni, M.Pd. Suratman, SH.MHum.

Nomor : /E.1/I-MHERE.UNISMA/IV/2010

Lampiran : 3 (tiga) lembar

Perihal : Informasi Beasiswa Proyek I-MHERE

Kepada Yth. : Bapak/Ibu/Sdr. Kepala Sekolah _______________

di

Tempat

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Dengan hormat bersama ini kami beritahukan bahwa dalam rangka memberikan akses ke perguruan tinggi bagi siswa-siswi (calon mahasiswa) berprestasi, tetapi kurang mampu dari segi pembiayaan, maka dalam penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2010-2011, Unisma akan memberikan beasiswa kepada calon mahasiswa tersebut melalui proyek I-MHERE.

Sehubungan dengan hal tersebut, dimohon kepada Bapak/Ibu/Sdr Kepala Sekolah untuk menyampaikan informasi tersebut kepada siswa-siswa yang ada di Sekolah yang bapak/Ibu/Sdr. pimpin.

Adapun persyaratan dan mekanisme pengajuan usulan beasiswa dimaksud, dapat dilihat pada lampiran surat ini.

Demikian atas perhatian dan kerjasama yang baik kami ucapkan terima kasih.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Malang, 20 April 2010.

Plh. Direktur Eksekutif PIC Outreach Program

Proyek I-MHERE, Proyek I-MHERE,

Dr. Sri Wahyuni, M.Pd. Suratman, SH.MHum.

Mengetahui:

Rektor,

Dr. Ir. A. Mukri Prabowo, MAgr.Sc

Form-01

Lampiran : ………. lembar

Perihal : Permohonan Beasiswa Proyek I-MHERE

Kepada Yth. : Bapak Rektor

Universitas Islam Malang

Di

Malang.

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Yang bertandatangan dibawah ini, kami:

Nama : ……………………………

Tempat tgl lahir : ……………………………

Nomor Induk Siswa : ……………………………

Asal sekolah : ……………………………

Prestasi (rangking) : ……………………………

Alamat Rumah : ……………………………

Dengan hormat bersama ini kami mengajukan permohonan untuk mendapatkan beasiswa proyek I-MHERE tahun akademik 2010-2011. Bersama ini pula kami lampirkan berkas persyaratannya, meliputi:

1. Fotokopi raport mulai semester I s/d VI.

2. Surat keterangan tidak mampu yang dibuat oleh Kepala Desa/Lurah setempat,

3. Surat keterangan rangking 5 (lima) besar di kelas dari Kepala Sekolah,

Besar harapan kami untuk diterimanya permohonan ini, atas perhatian dan perkenannya kami ucapkan terima kasih.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Hormat kami,

(Nama dan tandatangan siswa)

Form-02

KOP SEKOLAH

Nomor : / / /2010

Lampiran : bendel

Perihal : Permohonan Beasiswa Proyek I-MHERE

Kepada Yth : Bapak Rektor

Universitas Islam Malang

di

Malang

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Dengan hormat bersama ini kami sampaikan berkas permohonan untuk mendapatkan beasiswa proyek I-MHERE tahun akademik 2010-2011 dari siswa-siswa Sekolah : ……………………………

(data dan berkas persyaratan siswa-siswi terlampir).

Besar harapan kami untuk diterimanya permohonan ini, atas perhatian dan perkenannya kami ucapkan terima kasih.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Kepala Sekolah,

Cap / stempel

(Nama dan tandatangan)

Last Updated ( Tuesday, 04 May 2010 )